Un endroit pour apprécier le monde

Archive for September, 2006


Mendadak Ja(blay)zz

1_galsdaysoutMinggu sore,17 September 2006.
Saya, Anggi dan Mirna, trio jablay
baik-baik dan cantik-cantik ini mendadak jazzy. Senangnya jadi employee di
tempat saya bekerja, secara kalo ada marketing events (hampir) selalu dapet
tiket gratisan J. Ya seperti
hari ini di Bumi Sangkuriang, Dji Sam Soe Super Premium mensponsori Jazztival, Jazz and Art Festival, suatu
rangkaian festival jazz road to Bandung Jazz Festival yang akan diselenggarakan
tahun 2007 nanti. Not only jazz music, but also we can enjoy the artworks and
the foods of course. Music jazz ditampilkan di beberapa tempat dalam waktu yang
cukup singkat; di Concordia, Dome, Hall, Trees, Resto and Field. Sedangkan pasar
seni dan food stand berjejer mengelilingi field dan swimming pool di outdoor
area.

 

2_entryMbak-mbak dan Mas-mas penerima tamu dari Republic of Entertainment menyambut kami dengan senyuman ramah dan
penuh arti (yang artinya marilah kemari hey hey hey sayang). Mereka memberi
kami synopsis dan kartu perdana IM3 dengan pulsa IDR 10.000,00 (hore!bisa
sms-an).

 

Intermezzo:

Minang_production‘Bang, sms siapa ini Bang? Yang isinya pake
sayang-sayang…’ Lagu ini booming banget. Sampe mu tidur masih terngiang-ngiang.
Anggi suka sekali lagu ini. Katanya, lagu ini diproduksi oleh Minang Production
(yang diasumsikan berupa komunitas Minang yang berarti masih kerabat dan handai
taulannya Anggi temanku tersayang blasteran Padang-Garut itu). Lagu yang
diadaptasi dari lagu

India ini menurut Anggi masih dipertanyakan siapa
penyanyi yang memopulerkannya, namun diduga Trio Naga-lah yang memopulerkan
lagu tersebut. Secara di daerah-daerah para penyanyi dangdut selalu berebut
untuk menyanyikan lagu SMS ini. Uh, cuapede…

Nah ini dia  lagu sms  versi bahasa  Inggrisnya:

SMS (English Version) by TRIo ERots

(*)  Bang, tell me who send this short message BangBang, this message with those words of "honey"Bang, it must come from your girlfriend AbangBang, it has caused me feel so uneasy

Bang, please give me your answer now AbangBang, I will throw you mobile phone awayBang, please tell me the truth right now AbangBang, if you love me anyway

When you talk in argumentYou are so good with reasonsObviously you've wrong statementStill going with your reasons

You tell me wrong number lahYou tell me someone 's joke lahYou tell me wrong number lahYou tell me someone's joke lahStarting this very moment, your mobile phone will be mine

Back to (*) 2x

 
3_elfasSampai di Hall kami mengambil posisi duduk,
sebelumnya sempat say hi dan cupika-cupiki sama Kiwi yang datang bersama suami,
teman, dan a Japanese yang sedang home stay di rumahnya. Eye 2 Eye is performing. Asyik, tapi laper. Setelah
menikmati penampilan dari Eye 2 Eye, kami beranjak menuju the trees.
Murid-murid Elfa’s sedang perform under the trees. Selain cantik-cantik dibalut
gaun hitam yang tertiup angin sore yang dingin, suaranya juga bagus-bagus. Kiwi
sempat berbisik, ‘Andaikan kita punya suara bagus kae gitu ya Ka, pasti kita
yang lagi perform di situ…’ Halaaah… Elfa’s students bawain 3 lagu, ‘baaaguuusss…!’

 

4_standsThen, we stepped to arts stands,
melihat-lihat dan akhirnya membeli pin dan kalung. Hehehe… belanja getoloh.
Paling banyak sih stand accessories, selain itu ada juga stand bebatuan - yang
ternyata milik Ning temen SMA dulu yang setelah melahirkan langsung langsing,
stand pahatan kayu - yang kursinya lutu dan Mirna pengen beli tapi lagi
didudukin orang laen sehingga harganya gak keliatan, stand Seco yang jualan
gitar, stand Pinholic – yang designnya bikin kita ngacapruk selama lima menit.

 

Explanation:

ExplainMirna: Nah ini (beside me is an idiot) cocok buat gue, elu kan selalu ngintil di sebelah gue.

Anggi: Ini juga (I hate you) cocok buat gue.

Eka: Yang ini (gandeng!) cocok buat kalian.

Bertiga: Ini dong (@&j*N9) yang paling cocok. (kata-kata yang tercetak pada pin
disamarkan dengan alasan menghormati orang tua)

 

5_soreKami tiba di stand makanan. Lontong kari dan
kentang sosis BBQ jadi menu utama untuk ganjel-ganjel. Ternyata udara sore ini dingin
juga, untung pake jilbab jadi angin yang masuk agak-agak terhambat getodeh.
Hari semakin sore, lampion warna-warni mulai dinyalakan. It’s so jazzy. Kita
jadi terharu, suasana romantis gini galsdaysout bertiga asyik juga, tanpa
cowok-cowok yang mengintil. Beberapa kupu-kupu secara lucu nempel di kemeja
Anggi ketika kita lewat di stand lukisan bertekstur (yang gak ngerti boleh
nanya).

 

6_indoorSetelah break shalat Magrib kita balik lagi
ke Hall untuk menikmati Salamander Jazz Big Band yang bawain dua-tiga lagu.
Mirna masuk angin, Anggi ngidam permen, dan saya dehidrasi. Sambil menunggu
opening ceremonial, kami keluar menuju parking area untuk ganti sandal jepit
dan mengambil permen mentos rasa anggur kesukaan saya di mobil. Gak lama
seorang pedagang asongan menghampiri kami – eh, Mirna yang manggil deng… - Air
mineral dan teh kotak jadi the must buy malam itu. Mirna yang sejak tadi
mengoles2kan cajuputi bodymist Sidola-nya menanyakan keberadaan Antangin JRG
pada si bapak penjual asongan. Plisde, Mir…

 

7_ganiatiKami kembali ke the dome untuk menyaksikan 4Peniti.
Sebelumnya Ganiati Performing Arts mengadakan opening ceremonial dengan
penyalaan lampion dan lilin. Ganiati adalah kependekan dari Garing maNia sampay
maTi! And it’s true, menjadi norak dan beraroma garing ternyata memang gak
mudah. Upacara pembukaan dilaksanakan di field, dan para penonton yang telah
memberikan space diberi lilin. Upacara berlangsung dengan sangat garing dan
gilingan. Then, kembang api di stage pun menyala bersamaan dengan menyalanya
the candles and the lampions. Ganiati berhasil membuka acara dengan sangat garing
dan sukses.

 

8_4penitiPenampilan 4Peniti yang membuka acara
disambut sumringah oleh para pengunjung. Kami bertiga yang badannya cilE’-cilE’
ini dengan sigap nyosor ke depan dan mulai bergoyang. Tarik mang… Asyik.
Mendadak jazzy. Lagu Badminton-nya Mang Koko dan Toxic-nya Ceu Britney Spears
berhasil dijazzkan oleh 4Peniti. Untung badan kami kecil (merasa kecil), jadi
bisa nyeruduk2 ke barisan paling depan. 4Peniti asyik banget, kami bertiga
senang sekali malam ini.

 

9_pulang_yukSetelah itu Yuri Mahatma sudah siap tampil
di the hall. Kami harus segera pulang. It’s getting dark. Di jalan Siliwangi
mobil kami mogok, rupanya belum panas. Mobil berplat F menurut Anggi namun E
menurut Mirna berhenti di depan mobil kami. Tiga brownies turun menawarkan
bantuan untuk mendorong. Duh, makasih banyak ya brownies…, Teteh doakan kalian
mendapatkan jodoh yang shalehah dan menyenangkan. Amin. Entah apa jadinya bila
saya dan Mirna yang harus mendorong si putihku ini. Sambil memanaskan mobil,
Anggi sempat nelpon temannya untuk minta bantuan kalo aja ada apa-apa, Mirna
juga do the same. Saya diem aja, loading seperti biasa, merasa nyaman dengan
keadaan, mengandalkan dua sahabat yang hebat-hebat ini. Anggi mulai bercerita
tentang kisah-kisah misteri mogoknya mobil-mobil sedan di jalan Siliwangi, dan
langsung saya alihkan ke masalah mogoknya mobil. Secara serem gitu atuh say,
perhatian Anggi pun teralihkan. Anggi dengan gaya montirnya mulai memberi nasihat tentang
ilmu perawatan Maestro, dan Mirna dengan penuh keibubapakannya yang bijak mulai
memberikan tips tentang cara menghindari mogok. Oh God, I love them! Saya
bersyukur punya teman-teman yang baik, cantik dan bawel seperti mereka.

 

10_cantiksSetelah mengantar Anggi dan Mirna pulang,
saya dengan hati-hati menyetir si Putih. Tanpa AC dan tanpa Music, one of the tips
from Anggi dan Mirna untuk menghindari mogok lagi. Saking hati-hatinya, pom
bensin terlewat. Rencana isi bensin di hari Minggu gagal. Pesan moral dari
entry ini adalah 1. gunakan tiket gratis untuk menghadiri event asyik, 2.
gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman dan anti masuk angin, 3. ajak
teman-teman yang baik, cantik, bawel dan menyenangkan, 4. perhatikan kesiapan
kendaraan yang dipakai, 5. bila mogok di jalan keep calm karena Allah mencintai
kita dan akan mengirimkan bantuan berupa mahluk-mahluk brownies yang siap
mendorong, 6. Cintai waktu yang menyenangkan ini, 7. Cintai sahabat yang
walaupun amit-amit bawel tapi baik sekali bersedia nyetirin, 8. Belikan
olah-oleh untuk orang rumah.

 

Image105_1To: Anggi & Mirna

Message: Gals, eka udah nyampe rumah ni.
Thanks yaa…

 

From: Anggi

Message: Alhamdulillah. Setiap hr jgn lupa
ya panasin mobil 15 mnt!

 

From: Mirna

Message: Syukur atuh. Ayo kita tidur! Aaargh
besok kerjaaa… Thx juga tiketnya yaaa! Yuu’.. ya’ bubye

 

11jazztivalOh, God! Thank for the free tickets, the
fun, the loving friends, the music, the brownies, the good times, and all the
best things I can’t mention one by one…

 

 

Anti Gempor

It’s Sunday morning, September 10th 2006, 5:45 a.m.

+628156082*** calling

“Ha-lo…”

“Ka, jam 7 ya!”

“Jam tuuujuh? Nyubuh amat.”

“Yaaa… stengah lapanan deh.”

“Oke deh. Ti, nomer sapa si nih?”

“Bapak…”

“Oh…”

“Ya udah, ditunggu ya…”

Klik. Zzz..zzz… saya tidur lagi. The Body Shop sale minggu lalu saya beli Relaxing Eye Mask. Oh it’s so relaxing… sekilas tampangnya mirip blue silicone sport brassiere, tapi yang ini ukurannya lebih mini, kae kaca mata kuda warna biru getodeh. Yang jelas, diz TBS REM bikin kegiatan tidur kita menjadi momen yang lebih indah.

Duk duk duk, bukan beduk, pintu diketuk.

“Teeeh, mo ke pasar seni gak?”

“Ya.”

“Dea ikut Teteh ya.”

“Ya.”

Contacts. Tiara. Create message.

T, ktmu dsana aj y. Ek ma Dea.

Tar kolang-kaling kl dah nyampe sana.

Ek ngangkot. Mct gt secara…

Send. Delivered.

Tiara.

Ok. Lg pipis d salman.

Kpagian ni. Gerbangnya bk j 9.

1_bapak_rokokYa, sejak pasarseniitb 2000 bigbadagboom yang lalu saya memang niat berkunjung ke pasarseniitb berikutnya. Tahun 2000 lalu status saya masih sophomore yang visiting pasarseni bersama my beloved two girlfriends, Anggia dan Tiara. Sebenernya ada satu lagi temen saya, tapi saat itu ii yang sedang tergila-gila dengan pacarnya Tedy, jadi ii memilih untuk ber-pasarseni-ria dengan Tedy-nya itu. Howeva, it’s OK, no problemo. Yang jelas, saat itu kami merasa sangat gaya. Rambut dipincuk kerudung bercorak matching dengan warna baju. Atasan dengan bahan cotton jadi pilihan tepat, memakai rompi bercaphucon, tas ransel dan running shoes. Waktu itu kami ngangkot dan masuk dari arah Sabuga, dan langsung memasuki wahana-wahana lutu dan special karena gak penting. Salah satunya cyberayamysteria, teater terlucu versi saya. Setelah membeli tiket terusan berupa sticker Rp.5000,00 dan mengantri sekitar 5 menit, kami dipersilakan masuk ke dalam teater dengan sopan. Di dalam teater yang gelap itu kami (dengan sopan lagi) dipersilakan baringan di matrass-matrass dan bersandar pada bantal-bantal mini yang telah disediakan. Film pun dimulai. Film bercerita tentang pernikahan adat Sunda, tulisan “Wilujeng Sumping” dan “Mohon Doa Restu” muncul pada layar. Ketika pengantin sunda itu disawer, penontonpun ikut disawer pake beras dan permen. Kami bertiga tertawa-tawa, kami tertipu dengan cara yang sopan dan menyenangkan. Setelah keluar dari teater itu, kami dipersilakan dengan sopan lagi untuk menonton lagi, secara kami memiliki karcis terusan tadi. Lutunaaa… Di jalan, kami diberi free newspaper limited edition yang containing all about pasarseniitb2000, koran itu diberi nama Edisi Litonga 2000. Lutunaaa…

Saat itu kami tidak tertarik untuk berbelanja. Secara low budget dan terlalu pageyekgeyek membuat dompet dan system pencernaan tidak sehat. Sepertinya fash backnya terlalu panjang ya?


2_gerai_a_mild_1And here I am. Tiba di pasarseniitb 2006 tumplektubleugh dengan cara yang benar dan kronologis. Masuk lewat gerbang masuk, membeli peta saku Rp. 4000,00 dan menikmati karya2 seni yang dipajang di sana bersama dengan my ‘lil sista Dea yang amit-amit judes dan begog itu. Hari itu tak seperti biasa Dea begitu manis, artificially.

“Teh, Dea sama Teteh aja ya. Teh Tia kan sama Mamanya.”

“Emang ga jadi janjian ma temen-temen seni rupanya?”

“Jadi sih, tapi Dea nemenin Teteh aja. Mo ke atm dulu ga? Ayo Dea anterin.”, ajaknya tersenyum manis.

Dats why I call it as artificially nice. It’s OK, I’m happy anyway. At least I have the bargaining power.

3_komikKami melewati pameran komik kocak sebesar jendela rumah kita. Komik yang saya ingat kira-kira ceritanya seperti ini: Sekelompok ibu-ibu menjemput anak-anaknya di salah satu TK.

Ibu 1: Dona, sini ‘nak!

Seseorang: Pasti dulunya ibunya ngidam dona(t)

Ibu 2: Dwi, sini ‘nak!

Seseorang: Pasti dulunya ibunya ngidam dwi(t)

Ibu 3: Titi! Ayo, kita pulang!

4_iket_pinggangGerai demi gerai kami lewati, accessories demi accessories (setelah bayar) langsung kami pake, dan baju demi baju kami beli. Ikat pinggang acrylic warna-warni dan kalung batu-batu berwarna hijau lutu jadi favorite kami. Oh, it’s so retail therapy. Di teriknya matahari duha itu (wah, saya religius juga ya) lama-lama Oceanus mixed with me, menjadi oceanusjaringaous menurut bahasa bapak saya. Terasa mulai tidak nyaman, kira-kira begitulah artinya.

“Teh… Dea nunggu di sini ya?” Dea melangkah gontai menuju pohon rindang dan duduk di bebatuan sebelah seorang bapak yang menjual novel-novel karya Jamal seorang penulis alumni ITB, salah satu novelnya yang saya ingat berjudul epigram. Sepertinya bagus. (Eh, jangan-jangan Bapak yang jualan itu Pak Jamal sendiri. Hai Pak!)

“Eh, enak aja. Ga ah. Baru segini aja udah capek.”

“Teh, plis lah. Istirahat dulu. Kita duduk-duduk dulu. Kaki Dea kaenya potong nih.Tar Dea potoin teteh deh.”

“Hah? Lumpuh? Jangan dong. Ga punya kursi rodanya De. Ya udah, potoin yang bener. Tapi duduknya tar aja kalo dah nyampe ujung.”

5_gerai_seniJalan-jalan lagi. Beli-beli lagi. Kalau saja tadi saya bawa fedora hat dan white bugs punya Dea, bisa lebih nyaman berjalan-jalan kali ini. Sampai saat ini, saya dan Dea masih kepikiran gaun mini polkadot lutu dan obi hitam yang we love it at the first sight tapi ga dibeli karena we think we can get it at Chocopink Mangga Dua or BTC Pasteur. Persamaan saya dan Dea adalah kadang suka tiba-tiba selektif dalam memilih sesuatu karena menganggap kita juga bisa bikin sendiri, atau bikinan ibu lebih bagus, atau ah yang gitu mah di pasar juga banyak, atau ah kemahalan untuk barang sekualitas itu, pokoknya lobagayasokkreatifsokproduktif. Yeah, kita berdua memang perpaduan antara konsumtif dan selektif. Dua wanita yang nyebelin namun ngangenin.

“Teh, udah nyampe ujung”, Dea mengingatkan.

6_with_deaDua teh botol Sosro cukup menghibur. Dea sibuk ber-SMS dan terima telepon. Teh botolnya gak abis, sisanya saya minum. Seorang ibu lewat di depan kami, membawa bayi berusia kira-kira 3 bulan dalam kereta bayi. Suaminya berjalan di sebelahnya, membawa satu tas besar berisi perlengkapan bayi. Saya sempet mikir, mo belanja koq tampak riweuh begitu? Eniwei endeshoy, it’s not my problem. Di bawah pohon depan Dea, berdiri seorang ibu dengan anak golden agenya yang merengek-rengek minta pulang. Di dekatnya duduk seorang anak abg seumur Dea bersama ayah dan ibunya, menunjuk-nunjuk gerai furniture sambil mengucapkan kata-kata, sepertinya ingin kamarnya didandani seperti itu. Dea masih berasyik masyuk kelyuar dengan sms dan teleponnya. Saya mempelajari peta saku yang saya beli di entrance tadi. Next point must be the food stations. It’s getting warm and I’ve got nothing in my stomach.

Setelah menghentikan aktifitas sms dan teleponnya yang menggunakan jasa pulsa Teteh tercinta itu, kami melanjutkan perjalanan ke stand makanan sambil mengagumi pernak-pernik dan baju yang kami beli sambil berphoto-photo. Narsis mode: on. Sekilas saya melihat sticker yang dibagikan oleh si Kribo yang bertuliskan Stop Shopping di bahu seorang pengunjung, dan satu lagi bertuliskan Let’s Create di lengan seorang pengunjung lain. Yeah, I can see my future for at least next month: I think I’m creating my credit card’s bill for the next October. OK, take a deep breath. Saya gak gila koq, kegiatan berbelanja ini sangat wajar. I convinced myself.

7_somay_1Makan siang di stand somay yang ternyata milik seorang teman kantor dan somaynya enak dan kami nambah dan tambah lagi dan akhirnya dengan rasa malu stop menambah karena si owner duduk di sebelah kami. Soal duduk di sebelah kami sih ga masalah, tapi masalahnya besok pagi dan besok-besok lagi insya Allah umur panjang di kantor saya bakal ktemu dia lagi dan eating disorder ini pasti jadi bahan diskusi meskipun our eating disorder ini mendongkrak omsetnya. Setelah berbabay-babay dan memperlihatkan ikat pinggang warna-warni dan kalung ijo yang baru dan langsung kami pake itu, kami pamit ke stand es lilin rum raisin yang murah meriah dan terasa sejuk di dalam kalbu. Dea secara otodidak mengunjungi stand Mc.D dan membeli burger — ya ampyun si gadis ramping berkaki gempor itu makannya kae orang kesurupan, saya curiga dia ga berdoa sebelum makan somay tadi. Katanya kalau gak berdoa sebelum makan, makanannya dimakan jin, secara badannya Dea kuyus keying begichuw.

8_belanjaanCuaca semakin hangat dan Dea masih banyak kegiatan. Kegiatannya di hari Minggu padat sekali, salah satunya ketemuan dengan teman-teman De-Ha-nya untuk cerita-cerita dan cuci mata di mall. She’s so abg. I love her anyway, because she’s my sister. Saya sempet moto Dea di pameran rumput, dan Dea sempat memuji ikat pinggang yang baru saya beli. Sepanjang jalan kami bertemu dengan orang-orang yang kenal kami. How did we know? Coz they called our names! Hai Eka! Hai Dea! Begitulah mereka menyapa kami yang semakin siang semakin merasa terkenal. Kami insisted masuk ke wahana kompret, komik jepret yang sepertinya menarik. Namyun, manyun. Antriannya panjang, dea bisa telat bersosialisasi dengan teman-temannya. Feeling guilty, Dea mengajak saya ke wahana atm yang ternyata antriannya amat sangat panjang sekali. Ya iyya lahh antriannya panjang banged, di dalem atm kan adem lagi pula keluar dari atm situ kan dapet duit getoloh, secara deh. Kita ga ikut ngantri, hanya duduk selonjoran di bangku dekat tempat sampah, Dea sempat mengusap perut saya yang lutulutulutu, dan menghabiskan Vitazone masing-masing lima teguk, shoot botol bekasnya ke tempat sampah, membersihkan muka pake tissue dan oil blotter, bedakan, lip balm-an, merasa lebih baik, dan siap untuk pulang.

It’s not about the pasarseni thing. It’s about what we choose. And we choose to love diz day. Saya mencintai Dea-ku yang matre dan lucu ini, dan saya bersyukur Allah S.W.T. mengaruniai saya betis yang kokoh dan anti gempor.

Ari, My (al)most Favorite English Professor

Cajun_3Ari Jogaiswara Adipurwawidjana, kira2 begitulah namanya. Dosen wali saya waktu kuliah dulu. 17 Agustus kemaren dia sempet ngirimin postcard ini untuk saya pajang di Blog ini. Awalnya saya ga mau kenal dengan dosen yang sekilas kae adik-kakak sama Ari Tulang ini, tapi berhubung saya perlu dia sebagai dosen wali, dan dia perlu saya sebagai mahasiswanya, jadilah kita berteman meskipun gak ada mesra2nya sama sekali. Oh ya, this poscard bergambar Cajun Home yang kaenya ga penteng deh.. however, let’s check my edited YM conversation with him last Tuesday.

Cajun1_2

untung_ada_eka: pa ari, makasi ya poskarnya

wateronleaf: sama2

untung_ada_eka: kirim lg yg laen

untung_ada_eka: cajun home itu apaan si pa?

untung_ada_eka: koq kae rumah2an baduy gitu

wateronleaf: cuma mau nunjukin mayoritas kehidupan amerika yang gak ditunjukin di film2

untung_ada_eka: jd sbagian bsr warga amrik di sana tinggal di cajun home?

wateronleaf: ya beda2

wateronleaf: cajun itu penduduk di louisiana yang bahasanya dialek perancis

wateronleaf: cajun itu dari kata "acadian"

wateronleaf: asalnya mereka ngungsi dari nova scotia, perancis dulu di abad ke 18 waktu perancis kalah perang dari inggris

untung_ada_eka: jadinya mereka tinggal di rawa2 ya

untung_ada_eka: eh.. itu rawa2 kan?

wateronleaf: seluruh louisiana selatan itu rawa2 termasuk tempat saya

wateronleaf: banyak kali seperti deket apartemen saya

untung_ada_eka: enakan tinggal di jatinangor dong

untung_ada_eka: di apartemen bpk jg banyak nyamuk?

wateronleaf: katanya selalu disemprot jadi gak ada nyamuk…tapi banyak kecoa mabok…

wateronleaf: lebih enak jatinangor daripada lafayette…lebih enak indonesia dariapada AS

untung_ada_eka: ya iyya lahh… indonesia getoloh.. bandung apalagi

untung_ada_eka: p, acadia itu nama suku ya?

untung_ada_eka: kae indian gitu?

wateronleaf: acadia itu kalo gak salah nama tempat di perancis tempat asal orang2 acadian/cajun

untung_ada_eka: kalo nova scotia?

wateronleaf: nova scotia itu di kanada

untung_ada_eka: jd sebenernya cajun itu penduduk amrik yg tinggal di louisiana aja ato tersebar di seluruh amrik?

wateronleaf: cuma di louisiana selatan

untung_ada_eka: oo.. berarti cajun itu termasuk iconnya louisiana selatan dong ya?

wateronleaf: iya

wateronleaf: nama regu2 olah raga univ di sini "ragin’ cajuns"

untung_ada_eka: sejenis maung bandung gitu? J

wateronleaf: iya … cuma ini orang bukan maung jadi2an

untung_ada_eka: jadi2an ma namanya mamaungan dong :p

untung_ada_eka: olah raganya apa aja si pak yg pop di sana? sepak bola pasti dong ya pake nama cajun2an

wateronleaf: ya yang standar aja di amerika: american football, baseball, basketball…kayaknya gak ada sepak bolanya deh

untung_ada_eka: o, salah ya..ya maap. btw kalo pak ari ikut klub bersepeda ga? secara spedanya ungu ceria gitu

wateronleaf: gak…

wateronleaf: saya kan bersepeda karena miskin

untung_ada_eka: emang kalo orang kaya di rawa2 gitu kendaraannya apa?

untung_ada_eka: perahu?

wateronleaf: iya pake perahu

untung_ada_eka: wuah, serius? ih hebbbattt

untung_ada_eka: perahunya yg dayung sendiri gitu?

wateronleaf: ada yang pake dayung ada pake kipas besar dibelakangnya

wateronleaf: lebih mirip rakit daripada perahu

untung_ada_eka: hhmm… eh pak kalo ragin’ cajun itu lambangnya gimana, kan kalo maung bandung ma pasti gambar maung.. nah kalo cajun itu gambar apa? simbol2 kae tut wuri handayani gitu ya?

wateronleaf: lambangnya cabe kebakaran

untung_ada_eka: trus hebatnya apa sih cajun itu koq kaenya warga sana bangga banget

untung_ada_eka: ih.. jelek banget… kalo di sini gambar cabe kebakar dipake buat lambang rumah makan sunda, sejenis rmh mkn cibiuk, yg pedasnya tidak seuuhhah..

wateronleaf: cajun ya gak ada kelebihan…cuma karena itu budaya khas sini aja

untung_ada_eka: oo.. cuma istilah kae "cina ngamuk", ato "betawi kayang" gitu ya?

untung_ada_eka: jadi berkesan eksotis n bombastis J

wateronleaf: iya kayak gitu

wateronleaf: tapi lambang resmi universitasnya sih fleur-de-lis

untung_ada_eka: fleur-de-lis tu gmana? cabe juga?

wateronleaf: lihat aja di www.louisiana.edu

wateronleaf: itu lambang bunga lili…asalnya dari lambang kerajaan perancis dulu

untung_ada_eka: aahh.. males browsing2, secara ntar dimarain boss browsing trs. kan ada pa ari… nanya pa ari aja lahh

untung_ada_eka: ooo.. nah kalo bunga lili sih mending

untung_ada_eka: kirain cabe kebakar lagi..

untung_ada_eka: kaenya betah ya pak di sana

wateronleaf: saya di seluruh dunia cuma betah di bandung

wateronleaf: tuh lambang universitasnya

untung_ada_eka: mana?

wateronleaf: itu di display imagenya

untung_ada_eka: lambangnya tanda tangan pa ari? Ih.. jelek banget si

untung_ada_eka: tp ga mungkin yah? masi loading kali ya..

untung_ada_eka: besok kuliah jam brp pak hebat banget se begadang mulu

wateronleaf: besok libur

wateronleaf: tadi bangunnya siang

wateronleaf: lagian saya udah gak ngambil mata kuliah lagi

untung_ada_eka: jd ngapain dong skarang kerjaannya..? pulang aja laaa…

untung_ada_eka: jalan2 di bandung

untung_ada_eka: ke salon smoothing rambut

wateronleaf: belajar buat ujian kompre do bulan oktober

wateronleaf: masuk satu kuliah tapi gak resmi

wateronleaf: jadi gak dapet nilai

wateronleaf: terus persiapan nulis disertasi

untung_ada_eka: iih.. cuapedeeee..

untung_ada_eka: btw bpk skolah di sana tu beasiswa ato biaya sendiri?

wateronleaf: ya beasiswa lah

wateronleaf: masa beasiswa sendiri

wateronleaf: duitnya dari mana?

untung_ada_eka: dari hongkong

untung_ada_eka: :P

wateronleaf: hongkong gak ngasih beasiswa

untung_ada_eka: jadi beasiswa apaan dong?

untung_ada_eka: dr unpad? ih meni bageur unpad teh

wateronleaf: fulbright

untung_ada_eka: berarti pa ari pinter dong ya

wateronleaf: unpad mana punya duit buat ngebiayain sekolah keluar

wateronleaf: ya saya emmang pinter…

untung_ada_eka: iya ih, ga nyangka pa ari teh pinter, pdhl dr raut wajah ga menunjang

wateronleaf: masa jadi dosen wali kamu tapi gak pinter

untung_ada_eka: untung saya punya dosen wali pinter.. walopun wajahnya ga menunjang

wateronleaf: ada mantan mahasiswa saya yang HRD di texmaco dapet beasiswa sampoerna

wateronleaf: sunda pisan dari purwakarta

untung_ada_eka: berarti pinter dong

wateronleaf: saya yang bikinin rekomendasinya

wateronleaf: ya pinter dong kalo mahasiswa saya mah

untung_ada_eka: bikinin dong pa buat eka, secara eka kan mhsw bpk berarti pinter jg

wateronleaf: kalo kamu minta ya saya kasih

untung_ada_eka: ya berarti gampang ya tinggal minta

untung_ada_eka: enak ya punya dosen pa ari

wateronleaf: ya kayak minta poskar aja

untung_ada_eka: iya, besok minta mesin cuci

wateronleaf: mesin cuci baru sih saya juga mau

untung_ada_eka: iya buat nyuci popok ya pak

untung_ada_eka: btw kapan lahiran

wateronleaf: akhir okt awal nov

untung_ada_eka: scorpio dong zodiaknya

wateronleaf: nyuci popok sih harus pake tangan

untung_ada_eka: ga ah.. pake tangan pembantu aja

wateronleaf: saya sih dulu nyuci popok kean pake tangan sendiri

untung_ada_eka: tar jg eka kalo cari suami yg mau nyuciin popok anak2nya

untung_ada_eka: ato bapak mau nyuciin?

untung_ada_eka: =)

wateronleaf: lagian anak kamu bukan anak saya

untung_ada_eka: iya, di indonesia ada sinetron anakku bukan anakku

wateronleaf: anakku sih pasti anakku dong

untung_ada_eka: jd ceritanya anak pembantu ma anak majikan dituker..

untung_ada_eka: tar gedenya warisannya jd milik anaknya pembantu

wateronleaf: aduh cerita jadul banget

untung_ada_eka: xixixi

wateronleaf: hebat kamu tahan nonton sinetron

untung_ada_eka: ga.. ga tahan.. pengen bunuh diri 2 hari sekali

wateronleaf: kok nonton melulu

untung_ada_eka: buat lucu2an aja kalo pulang kantor,lagian tv nya deket ruang makan, jd sambil mkn mlm gt

wateronleaf: kalo saya sih kalo nonton sinetron harus deket ember

untung_ada_eka: buat muntah ya

untung_ada_eka: kalo temen saya ember buat nenteng hape

untung_ada_eka: di sini lg trend bawa hape banyak2

untung_ada_eka: 1 org bisa punya 5 nomer

untung_ada_eka: 5 handset

wateronleaf: buat apa banyak2

untung_ada_eka: ga tau.. biar kliatan kae orang kaya, namanya jg usaha

wateronleaf: saya punya temen kaya pemilik toko buku qb…hp-nya cuma satu tuh

untung_ada_eka: nah itu dia bedanya pemilik toko buku sama pemilik toko henpon

untung_ada_eka: asik dong pak bisa minta buku2 bagus

wateronleaf: punya satu novel karya dia sendiri

wateronleaf: ditandatangan dia…

untung_ada_eka: eh mau dong

untung_ada_eka: novelnya bagus?

wateronleaf: saya cuma dapet buku gratis kalo saya disuruh jadi pembicara dalam diskusi buku

wateronleaf: novelnya bagus

wateronleaf: judulnya the rainmaker’s daughter

untung_ada_eka: anak pawang ujan?

wateronleaf: iya

untung_ada_eka: nama pengarangnya siapa

wateronleaf: richard oh

wateronleaf: orang cina kelahiran tebing tinggi, sumut…sekarang sih di jakarta

wateronleaf: di novel yang dia kasih ke saya tulisannya: "for Ari, my most favorite and dreaded English professor"

untung_ada_eka: eka juga kalo mu ngasi novel ke bpk kata2nya kurang lebih kae gitu

untung_ada_eka: tp kpn nulis novelnya ya

untung_ada_eka: tar deh sumday

untung_ada_eka: tar bpk jd pembicaranya ya

untung_ada_eka: ntar deh kalo bpk dah jd aki2 beraroma musk

wateronleaf: iya waktu peluncuran bukunya

untung_ada_eka: wah, bener ya

wateronleaf: wah saya sih kayaknya gak akan pake aroma musk deh

untung_ada_eka: aroma apa dong? malaikat subuh?

wateronleaf: sekarang sih axe phoenix

wateronleaf: yang murah aja

untung_ada_eka: setuju deh. kan kalo qt blm bisa jd produsen, qt jd konsumen cerdas aja

untung_ada_eka: eh pak, eka shalat ashar dulu ya

wateronleaf: ok

untung_ada_eka has signed off. (9/5/2006 4:38 AM)

Sebenernya sih, ngobrolnya banyak, tapi katanya private, jadi saya edit deh…

Yang jelas, dosen wali saya ini bukan seseorang yang menyenangkan. Orangnya rada belagu, temen-temen saya banyak yang heran, koq saya mau2nya temenan sama bapak ini. Karena saya juga orangnya belagu, jadi ya gak masalah. Saya inget dulu kalau bapak ini explaining something, casciscus banget, saya sampe terbuai dan bobo siang. Bapak ini gak pernah marah, apalagi nimpuk saya pake whiteboard ato kursi contohnya. Dia cuma tiba-tiba nanya sesuatu pake bahasa Inggris, sengaja biar saya gak ngerti dan gak bisa jawab, agar saya terhukum karena merasa bodoh. Tapi gaya mengajarnya sangat melenakan sehingga kegiatan bobo siang saya tak bisa dihentikan begitu saja. FYI, di kelas saya ada AC-nya, tapi saya rasa itu cuma kesingnya aja, gak bisa di on/off. AC yang annnehh. Oh ya, saya pernah ktemu bapak ini nomat di studio 21– dulu waktu studio 21 masih jaya2nya, dia dan (calon) istrinya lagi ngantri tiket kaenya sih mu nonton film ‘berat’ kesukaan dosen2 pemikir gak penteng. Tadinya mu saya sapa, tapi ilfeel karena ngeliat bapak ini bawa kresek makanan yang … boooo… kae mu piknik ke Timbuktu! Kreseknya guedeeee.. buanged. Trus, pernah bapak ini telat ngajar kaenya sih ketiduran. Kita tinggalin, we thought (gak mikir sih sbenernya) dia gak bakal ngajar. Taunya, di tangga kita ktemu bapak ini yang bangun tidur dengan mata merahnya. Kita pun ngibrit masuk lagi ke kelas. Di kelas, bapak ini pundung. Xixixi… katanya, kalo mahasiswanya telat, dia gak pernah ninggalin, koq kalo dia yang telat kita tinggalin siiih… ihhh.. secara yah! Trus, waktu saya masih freshman, bapak ini pernah ngasih bahan test buat mahasiswa S2. Dari berpuluh-puluh soal test yang dia kasih, saya cuma bisa jawab 5 deh kaenya. Dan dia ngasih saya nilai A. Dat’s why I love 2 keep in touch with him until diz time. Ternyata Pak Ari tak se-synical n sarcastic yang orang-orang kira. Satu lagi, dia juga true Piscesians like me. Moody, menyebalkan, dan epes me er. Piscesians are cool!